Senin, 14 Mei 2018

Membanggakan! Mahasiswa TBI ini Jadi Duta ke Amerika Serikat [Wawancara Eksklusif]

Namanya Noer Zalida Putri, mahasiswa Tadris Bahasa Inggris semester 6 yang baru saja pulang dari Amerika Serikat. Zalida menjadi satu dari empat pemuda Indonesia yang dikirim ke Amerika Serikat melalui program YSEALI (Young South East Asia Leaders Initiative). Program prestisius ini berlangsung selama 5 minggu, 13 Maret- 18 April 2018.

Bersama 21 delegasi lainnya dari negara-negara ASEAN, Zalida mengikuti serangkaian program training leadership seputar isu-isu lingkungan hidup di University of Hawaii. Selama di Hawaii, gadis kelahiran Madiun 20 tahun lalu ini tinggal di Hale Manoa, sebuah asrama untuk mahasiswa Universitas Hawaii maupun peserta pertukaran pelajar
Banyak pengetahuan dan pengalaman diperoleh putri dari pasangan Rohaidy dan Ida Susanti ini. Berikut hasil wawancaranya:


 pakah program YSEALI ini dan siapa saja yang bisa mengikuti?
YSEALI itu singkatan dari Young South East Asia Leaders Initiative. Semacam progam pertukaran pemuda ASEAN yang diselenggarakan oleh pemerintah Amerika Serikat. Program ini diinisiasi oleh presiden Amerika Serikat Barack Obama pada tahun 2013 lalu. Tujuan dari diluncurkannya program ini sendiri adalah untuk memperkuat pengembangan dan jaringan kepemimpinan anak muda antar negara di seluruh kawasan ASEAN. Dalam kesempatan berharga ini saya mengikuti program Enviromental Issues di East-West Center, Hawaii. Bersama dengan 21 pemuda ASEAN lainnya.
Progam ini berlangsung selama lima minggu dan terbuka untuk siapa saja pemuda di seluruh Indonesia. Program ini bersifat kompetitif. Para pelamar harus melewati seleksi ketat dari seleksi administratif hingga wawancara.
Seperti apa proses rekrutmennya?
Awalnya saya mengetahui program ini dari pengumuman resmi dari kampus. Sebenarnya pada 2016 saya sudah coba mengirim berkas, namun gagal. Lalu tahun 2017 ada pengumuman lagi dan saya pun mencoba lagi. Dan Alhamdulillah, saya lolos di tahap seleksi berkas. Lalu tahap berikutnya wawancara dan saya berhasil lolos.
Apakah saat itu kamu yakin akan lolos?
Terus terang, sejak lama saya memang sudah punya impian bisa dapat beasiswa ke luar negeri. Sejak 2016 saya sudah bertekad di 2017 saya akan jadi shcholarship hunter (pemburu beasiswa). Saya telusuri informasi-informasi besasiswa dari berbagai sumber. Sampai akhirnya muncul pengumuman YSEALI ini. Berbekal keyakinan, doa dan tentunya persiapan yang lebih matang dari tahun sebelumnya, dan I made it!
Bersambung….
Sumber:  http://ftik.iain-palangkaraya.ac.id/wawancara-eksklusif-zalida-mahasiswa-tbi-yang-jadi-duta-ke-amerika-serikat/
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Jurusan Pendidikan Bahasa

e-Complain IAIN Palangka Raya

e-Complain IAIN Palangka Raya
Sampaikan Keluhan dan Saran Anda